BERITA UTAMA
Pemerintahan
Nasional
Latest News
Kamis, 02 Juli 2026
Kepala Desa Hj EmihFitria Rapat Minggon Bahas Pembangunan Pertanian
Senin, 23 Februari 2026
Kampus Unsika, Melalui Humas Permohonan Maaf Terkait Pemberitaan
Jumat, 20 Februari 2026
Program Normalisasi Kali Apur Rengasdengklok Belum Maksimal, Gorong-Gorong Tersendat Jadi Kendala
Semua pihak menyoroti program normalisasi kali apur yang belum maksimal akibat beberapa titik gorong-gorong yang tersendat dan belum dibongkar oleh alat berat.
Dikatakan salah seorang warga Desa Kertasari yang namanya tidak mau dipublikasikan mengatakan, sebenarnya ini program normalisasi kali apur atau hanya pembongkaran jembatan semata.
"Tolong kepada dinas PUPR Karawang dan PJT agar lebih memperhatikan operator alat berat, kerjanya harus rapih dan bertanggungjawab. Pasalnya, jika kerjanya kurang baik, maka yang dirugikan itu masyarakat. Sudah jembatannya di bongkar tapi pengangkatan lumpur tidak maksimal," cetusnya.
Sama halnya yang diungkapkan salah seorang warga dewisari di lokasi pekerjaan.
Melihat secara langsung kegiatan normalisasi kali apur, memang pekerjaannya kurang maksimal.
"Terlihat, dua titik lokasi gorong-gorong disaluran kali apur tepatnya di dusun pacing desa Dewisari hingga saat ini belum dibongkar. Padahal, jelas-jelas saluran jadi terganggu akibat gorong - gorong tersebut. Kali apur menjadi sempit dan tentunya menghambat saluran air." Jelasnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak PJT dan dinas PUPR belum dapat dimintai keterangannya. (Red)
Rabu, 18 Februari 2026
Menyambut Munggahan Harga Kebutuhan Pokok Di pasar Loji Cukup Melonjak
Karawang || KabarNegri.Web.id-Menjelang tradisi munggahan Ramadan, harga daging sapi dan ayam potong di Pasar Loji kecamatan tegalwaru Kabupaten karawang Selasa (18/2/26).
Namun, sejumlah bahan pokok terpantau relatif stabil, meski ada beberapa komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan.
Prengky pedagang daging sapi mengatakan, harga daging sapi saat ini berada di angka Rp150.000 per kilogram.
“Untuk hari ini Rp150 ribu per kilogram. di karenakan harga sapi nya cukup mahal ,hingga semua para pedagang daging sapi di pasaran mengeluh ,"tandas Prengky
Sementara itu, Akbar, pedagang ayam menyebutkan, harga ayam potong saat ini mencapai Rp46.000 per kilogram.
“Untuk saat ini harga ayam memang naik, Bang. Bahkan, Sudah sekitar empat bulan harga ayam terus naik,” papar Akbar.
Adapun untuk kebutuhan pokok lainnya, seperti cabai dan sayuran masih stabil.
Erwin, salah seorang pedagang sayuran menjelaskan, harga cabai merah saat ini Rp45.000 per kilogram, cabai hijau Rp20.000 per kilogram, cabai rawit Rp26.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp 45.000 per kilogram, dan tomat Rp18.000 per kilogram.
“Untuk saat ini harga masih stabil, tidak ada kenaikan meski menyambut punggahan,” tutur Ewin
Secara umum, harga bahan pokok di Pasar Loji masih dalam kondisi terkendali menjelang munggahan Ramadan, meskipun ada potensi kenaikan pada komoditas daging sapi.(Aki)
Editor (Mulyadi okek)
Sumber(Kabar Negri.web.id)
Selasa, 17 Februari 2026
Selamat Natal Dan Tahun Baru.
![]() |
| Kepala Bappenda Kab.Karawang. |
Kamis, 12 Februari 2026
Pengurus DPD Partai Padi Perjuangkan Kesejahteraan Para Petani Karawang
Karawang||Kabar Negri.Wb.id- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Demokrasi Indonesia Karawang Sudarma akan memperjuangkan kesejahteraan para petani khususnya di kabupaten Karawang,mengingat lahan sawah yang masih luas memungkinkan para petani masih bisa menggarap lahan tersebut dan bisa hidup sejahtera.
Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI), yang resmi dideklarasikan dan dilantik pada tahun 2025 (periode 2025-2030), mengusung fokus utama pada peningkatan ekonomi sektor pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan.
Berdasarkan visi dan komitmennya,berkomitmen menciptakan pasar yang lebih adil bagi produk lokal dengan mendorong pengurangan impor komoditas pertanian. Hal ini diharapkan membuat harga produk petani tidak jatuh akibat serbuan barang impor.
Ketua DPD Partai Padi Karawang Sudarma mengatakan para petani perlu peningkatan Kesejahteraan, memperjuangkan ekonomi petani agar mendapatkan harga jual yang layak,partai ini mendorong implementasi teknologi tepat guna di lahan pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen.
PADI berkomitmen mendukung peningkatan produksi pangan nasional, termasuk peningkatan produksi gula dan komoditas pangan lainnya,sebagai partai baru (dilantik Agustus 2025), PADI aktif membentuk pengurus daerah untuk memperjuangkan aspirasi petani secara lebih terstruktur dan secara keseluruhan, komitmen PADI berfokus pada kemandirian pangan dan peningkatan nilai ekonomi dari hasil keringat petani sawah.
(Red)
Pemerintah Desa Wadas Tapeduli Adanya Jembatan Sasak Bodas Ambruk
Selasa, 10 Februari 2026
HUMAS UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG
Senin, 09 Februari 2026
Ketum Paguyuban Masyarakat Karawang (MASKAR) Soroti Penangan Sampah Menjadi Kronis Dan Terabaikan
Karawang|| KabarNegri.web.id-Masalah sampah di Kabupaten Karawang bukan lagi isu baru, melainkan persoalan kronis yang terus berulang tanpa penyelesaian yang jelas. Hingga memasuki tahun 2026, pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang masih menunjukkan wajah yang tidak terintegrasi, tidak sistematis, dan cenderung terkesan buruk.
Dengan volume sampah yang mencapai kurang lebih 1.000 ton per hari, kondisi ini seharusnya menjadi alarm darurat bagi pemerintah daerah, bukan sekadar catatan rutin tahunan.
Persoalan utama bukan semata pada besarnya volume sampah, tetapi pada ketidakmampuan sistem pengelolaan yang mencakup pengurangan, pengangkutan, hingga pengolahan sampah itu sendiri.
Program pengurangan sampah dari sumbernya belum berjalan efektif. Edukasi kepada masyarakat masih sporadis dan tidak berkelanjutan.
Di sisi lain, sarana dan prasarana pengangkutan sampah terlihat tidak sebanding dengan beban kerja di lapangan.
Akibatnya, sampah menumpuk berhari-hari di berbagai tempat pembuangan sementara (TPS).
Lebih memprihatinkan lagi, pengolahan sampah pasca pengangkutan nyaris tidak menunjukkan kemajuan signifikan. Ketergantungan pada sistem kumpul–angkut–buang ke tempat pembuangan akhir (TPA) masih menjadi pola utama.
Padahal, pendekatan tersebut sudah lama ditinggalkan oleh banyak daerah lain yang mulai beralih ke sistem pengelolaan berbasis daur ulang, pemilahan, dan pengolahan ramah lingkungan.
Penumpukan sampah yang tidak dikelola dengan baik oleh bidang kebersihan DLHK bukan hanya soal estetika kota yang kumuh dan tidak sedap dipandang.
Lebih dari itu, tumpukan sampah menjadi tempat berkembang biaknya berbagai vektor penyakit seperti lalat, nyamuk, kecoa, dan tikus.
Kondisi ini secara langsung mengancam kesehatan masyarakat, mulai dari meningkatnya risiko penyakit diare, demam berdarah, hingga gangguan kesehatan lainnya.
Ironisnya, ancaman ini sering kali dianggap sebagai masalah biasa yang akan “hilang dengan sendirinya”.
Salah satu contoh nyata dari sekian banyak TPS dapat kita lihat di lokasi TPS Dipo Barat, RT 001 RW 022, Jalan R.A.T. Mangkudidjoyo, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat.
TPS yang berada sangat dekat dengan permukiman warga tersebut kerap dipenuhi tumpukan sampah yang meluber. Bau menyengat, pemandangan yang tidak layak, serta ancaman kesehatan menjadi makanan sehari-hari masyarakat sekitar.
Pertanyaannya sederhana namun mendasar, sampai kapan warga harus hidup berdampingan dengan kondisi seperti ini?
Keberadaan TPS di tengah lingkungan padat penduduk seharusnya disertai dengan pengelolaan yang ekstra ketat, jadwal pengangkutan yang disiplin, serta standar kebersihan yang jelas.
Namun yang terjadi justru sebaliknya. Lemahnya pengawasan dan minimnya respons cepat dari instansi terkait memperlihatkan seolah persoalan sampah bukan prioritas utama pemerintah daerah.
Karawang dikenal sebagai kawasan industri strategis, lumbung padi nasional, dan daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat.
Namun semua potensi tersebut akan kehilangan maknanya jika kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat diabaikan.
Kota yang maju bukan hanya diukur dari jumlah pabrik atau tingginya pendapatan daerah, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu menjamin lingkungan yang bersih dan sehat bagi warganya.
Sudah saatnya DLHK Kabupaten Karawang melakukan evaluasi menyeluruh dan berani melakukan perubahan mendasar. Pengelolaan sampah harus terintegrasi dari hulu ke hilir, melibatkan partisipasi masyarakat, didukung anggaran yang memadai, serta diawasi secara transparan.
Tanpa langkah tegas dan nyata, persoalan sampah akan terus menjadi bom waktu yang perlahan tapi pasti merugikan masyarakat luas.
Sampah bukan sekadar urusan kebersihan, melainkan cermin dari keseriusan pemerintah dalam melindungi hak dasar warganya: hak untuk hidup di lingkungan yang sehat dan bermartabat.
Jika persoalan ini terus diabaikan, maka kegagalan pengelolaan sampah adalah kegagalan bersama yang harus dipertanggungjawabkan
(Red....)
Rabu, 04 Februari 2026
Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhamad SAW Di Halaman Kantor Desa Kutamaneh Berlangsung Khidmat
Karawang || KabarNegri web.id- Pemerintahan Desa Kutamaneh menggelar kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat pada hari Rabu 4 pebuari 2026 bertempat di halaman kantor Desa kutamaneh kecamatan Tegalwaru kabupaten Karawang Jawa barat.
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri kepala desa Kutamaneh sebagai panitia isra mi,raj juga tokoh masyarakat setempat serta unsur Pemerintah Desa Kutamaneh ,turut hadir pula pihak kecamatan Tegalwaru yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan juga anggota pol PP Kecamatan Tegalwaru dan ketua BPD kabupaten Karawang , sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan umat di tingkat desa.
Peringatan Isra Mi’raj ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum Isra Mi’raj juga dimaknai sebagai pengingat pentingnya menjaga ibadah, khususnya pelaksanaan salat lima waktu sebagai kewajiban utama umat Islam.
Acara dimulai pada hari Rabu pagi dan diikuti oleh jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga ibu-ibu majelis taklim. Suasana halaman kantor Desa Kutamaneh tampak penuh oleh jamaah yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan dari kepala Desa Kutamaneh.H.Adang Esan ,dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua masyarakat desa Kutamaneh juga kepada pihak kecamatan Tegalwaru ,yang mana telah berkenan hadir dalam acara perayaan hari besar Islam ini dalam sambutan nya.
di lanjut Sambutan kedua oleh ketua BPD kabupaten Karawang menyampaikan dengan rasa bangga nya kepada pihak panitia, juga menyampaikan apresiasi kepada kepala desa Kutamaneh dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai ke islaman di tengah masyarakat,kata ketua BPD Mahmud Iskandar dalam sambutan nya.
Selanjutnya jamaah mendapatkan tausiyah keagamaan yang mengangkat hikmah peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW serta penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat,dari Penceramah KH,dadih Azhari Fikri
Dari Darangdan Purwakarta
Selain sebagai kegiatan peringatan hari besar Islam, acara ini juga menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah islamiyah antarwarga Desa Kutamaneh .
Kebersamaan dan kekompakan masyarakat terlihat dari partisipasi aktif dalam mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan tersebut.
Kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Desa Kutamaneh kecamatan Tegalwaru kabupaten Karawang , Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai.
Liputan (mly)







